Ini Dia Perbedaan Stative & Action Verbs, Lengkap dgn Contoh

Ini Dia Perbedaan Stative & Action Verbs, Lengkap dgn Contoh – Lari, makan, tidur, menggambar, belajar, atau pun menulis merupakan contoh kata kerja. Kata kerja dalam sebuah bahasa, baik itu bahasa Indonesia atau pun bahasa Inggris, dapat dibagi menjadi dua menurut pergerakannya: kata kerja aksi (Action Verb) dan kata kerja diam (Stative Verb). Berikut adalah definisi dan perbedaan Stative dan Action Verb beserta contohnya.

 

Stative Verb

 

Definisi Stative Verb

 

Stative Verb merupakan kata kerja (verb) yang tidak menggambarkan aksi atau kegiatan yang dilakukan oleh subjek. Stative Verb ini biasanya tidak mengalami perubahan bentuk dan sangat jarang ditambahkan imbuhan –ing di akhir kata kerjanya.

 

Stative Verb atau yang dikenal dengan nama non-action verb dapat digolongkan menjadi enam jenis: menyatakan emosi (emotion), mental (mental state), kebutuhan dan kecenderungan (need and preference), indera dan wujud (sense and apperance), ukuran (measurement), dan kepemilikan (possession).

 

Berikut adalah tipe dan contoh Stative Verb

 

Tipe Stative Verb Contoh Stative Verb
Emotion (emosi) like, love, dislike, hate, appreciate, respect
Mental State (mental) think, agree, understand, memorize, know, remember
Need and Preference (kebutuhan dan kecenderungan) prefer, need, want, wish, desire
Sense and Appearance (indera dan wujud) see, touch, taste, smell, sound, hear, appear, seem
Measurement (ukuran) owe, weigh, heigh, cost
Possession (kepemilikan) have, own, belong, possess

 

Baca Juga:   Penjelasan Gerak Lurus Beraturan & Gerak Lurus Berubah Beraturan

Contoh Stative Verb dalam Kalimat

 

Menyatakan emosi (emotions)

  • I really love this novel. (Saya sangat suka novel ini)
  • The manager appreciates the work of his employees. (Manajer tersebut menghargai pekerjaan pegawainya)

 

 

 

Menyatakan mental (mental states)

  • I do not understand what you just said. (Saya tidak mengerti apa yang baru Anda katakan)
  • The students agree not to throw rubbish in the classroom. (Para murid setuju untuk tidak membuang sampah di dalam kelas)

 

Menyatakan kebutuhan dan kecenderungan (need and preference)

  • I prefer reading a novel to watching a horror movie. (Saya lebih suka membaca sebuah novel daripada menonton sebuah film horor)
  • She wants to continue her study in a university in Turkey. (Dia mau melanjutkan pendidikannya di sebuah universitas di Turki)

 

Menyatakan indera dan wujud (sense and appearance)

  • I hear someone walking behind us. (Saya mendengar seseorang berjalan di belakang kita)
  • Drinking a cup of hot chocolate sounds good in this cold day. (Meminum secangkir coklat panas terdengar baik di hari yang dingin ini)

 

Menyatakan ukuran (measurement)

  • The bag in a shop near my house costs $100. (Tas di sebuah toko di dekat rumah saya berharga $100)
  • My best friends owe me a ticket to watch a new movie in cinema. (Teman – teman baik saya berhutang sebuah tiket untuk menonton sebuah film baru di bioskop)

 

Menyatakan kepemilikan (possession)

  • This little red bicycle belongs to my younger brother. (Sepeda merah kecil ini kepunyaan adik kecil saya)
  • My friend in Dubai has a Lamborghini and a Range Rover. (Teman saya di Dubai memiliki sebuah Lamborghini dan sebuah Range Rover)
Baca Juga:   Definisi Question Tag & Contohnya

Action Verb

 

Definisi Action Verb

 

Action Verb atau yang disebut juga dengan dynamic word adalah kata kerja (verb) yang menyatakan suatu aksi, kegiatan atau perubahan. Aksi tersebut biasanya mengalami perubahan. Action Verb ini memiliki bentuk continous atau progressive yang artinya kata kerja tersebut dapat ditambahkan akhiran –ing dalam bentuk Present Continous Tense.

 

Action Verb digunakan untuk menyatakan aktivitas (activity), aksi singkat (momentary action) atau proses (process).

 

 

Berikut adalah tipe Action Verb beserta contohnya.

 

Tipe Action Verb Contoh Action Verb
Activity (aktivitas) walk, eat, play, kick, listen, cook, work, write, etc.
Momentary Action (aksi singkat) knock, jump, hit, etc.
Process (proses) grow, widen, lengthen, melt, shorten, change, develop, etc.

 

Contoh Action Verb dalam Kalimat

 

Menyatakan aktivitas (activity)

  • The students play football in the school yard at break time. (Para siswa bermain sepak bola di halaman sekolah saat jam istirahat)
  • The students are playing football in the school yard now. (Para siswa sedang bermain sepak bola di halaman sekolah sekarang)
  • Zarif always cooks a very delicious food for me in his restaurant. (Zarif selalu memasak makanan yang sangat enak untuk saya di restorannya)
  • The chef is cooking a delicious food for guests. (Koki tersebut sedang memasak makanan yang enak untuk para tamu)
Baca Juga:   Pengertian dan 54 Contoh Majas Asonasi

 

Menyatakan aksi singkat (momentary action)

  • I always knock on the door before I enter someone’s house. (Saya selalu mengetuk pintu sebelum saya masuk ke rumah seseorang)
  • Someone is knocking on the door of my house. (Seseorang sedang mengetuk pintu rumah saya)
  • The little boy jumps on the trampoline. (Anak kecil tersebut melompat di trampolin)
  • The naughty boy is jumping over the fence of his house. (Anak nakal tersebut sedang melompati pagar rumahnya)

 

Menyatakan proses (process)

  • My mango tree grows so fast. (Pohon mangga saya tumbuh dengan sangat cepat)
  • The new company is growing (Perusahaan baru tersebut tumbuh dengan cepat)
  • The ice melts when the temperature increases. (Es meleleh ketika suhu udara meningkat)
  • The ice in my glass is melting because the weather is very hot today. (Es di gelas saya sedang mencair karena cuaca hari ini sangat panas)

 

 

Demikianlah definisi dan perbedaan Stative dan Action Verb beserta contohnya. Semoga penjelasan tersebut dapat dipahami dengan baik dan dapat bermanfaat. Terima kasih.

 

Baca Juga:

 

Puluhan Soal Bahasa Inggris Tipe Fill In The Blank
Aturan Menggunakan Tanda Titik di Bahasa Inggris
4 Contoh Puisi Bahasa Inggris Tentang Ayah

No Responses

Leave a Reply