Pengertian dan Contoh Majas Antitesis

Pengertian dan Contoh Majas Antitesis – Majas antitestis ialah suatu pengungkapan bergaya bahasa dalam wacana yang menyatakan dua hal yang saling berlawanan. Kedua hal tersebut tidak hanya saling berlawanan, melainkan sangat bertolak belakang dari sisi maknanya. Karenanya majas antitesis digolongkan ke dalam majas pertentangan. Agar lebih jelas perhatikan beberapa contoh majas antitesis dalam kalimat berikut beserta penjelasannya :

Contoh :

1. Pak guru Bahasa Indonesia yang baru itu sangat disiplin, ia memperlakukan murid laki-laki dan perempuan dengan sama rata tanpa adanya pilih kasih.

Penjelasan :

Pada kalimat di atas majas antitesis ditinjukkan dengan adanya dua kata bergaris miring yang berlawanan yakni “laki-laki” dan “perempuan.”

2. Baik kaya ataupun miskin tidak ada artinya sama sekali di mata Tuhan, yang membedakannya hanyalah kualitas iman dan taqwa yang ada dalam hati manusia.

Penjelasan :

Dua kata bergaris miring pada kalimat di atas yakni “kaya” dan “miskin” adalah kata yang saling berlawanan dalam hal maknanya. Kedua kata berlawanan tersebut adalah syarat identifikasi dari majas antitesis dalam kalimat.

3. Dalam keadaan lapar ataupun kenyang, jika sudah waktunya makan si tambun itu akan mencari makanan untuk mengganjal perutnya.

Penjelasan :

Majas antitesis ditunjukkan oleh dua kata bergaris miring yakni “lapar” dan “kenyang” yang saling berlawanan maknanya.

Baca Juga:   38 Contoh Pantun Nasehat Pendidikan

Perhatikan kembali contoh majas antitesis dalam kalimat pada contoh 4 – 37 berikut :

4. Ayah telah mengalami banyak hal dalam hidup ini, pahit dan manis telah ia lalui.
5. Aku tidak terlalu pemilih dalam urusan jodoh, tampan ataupun buruk rupa tak masalah bagiku asalkan ia rajin beribadah dan berilmu.

6. Acara televisi yang ditayangkan stasiun TV G-Max itu sangat mendidik dan cocok sebagai tontonan bagi setiap kalangan baik tua maupun muda.
7. Hidup ini tidak selalu berada dalam dikotomi yang mengelompokkan benar dan salah.
8. Sebelum menyebrang jalan sebaiknya terlebih dahulu menoleh ke kanan dan kiri agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
9. Semua jenis kopi dijual di sini, anda bisa memilih kopi manis atau pahit untuk teman di malam hari.
10. Tidak ada sebutan bangsawan dan rakyat jelata jika berada dalam rumah Allah yang agung ini.

11. Di hari pembalasan nanti semua amal yang kita peroleh dalam bentuk pahala dan dosa akan diperhitungkan.
12. Dalam perlombaan tarik tambang ini perbedaan kelas tidak menjadi acuan, melainkan dilihat dari berat badan yang merepresentasikan besar atau kecilnya ukuran tubuh.
13. Memilih pasangan itu harus mempertimbangkan banyak hal terutama baik dan buruknya.
14. Saat berbelanja di pasar, aku membawa barang yang berat sedangkan adik membawa barang yang ringan.
15. Kebijakan pemadaman listrik bergilir selama seminggu terakhir ini membuat desaku terang dan gelap secara bergantian.

Baca Juga:   Batang Tumbuhan – Definisi, Fungsi, Teori, dan Lapisan-lapisannya

16. Salah satu hal yang sering kita lupakan adalah kenikmatan saat sehat dan kesusahan ketika sakit.
17. Manfaatkanlah hidup yang singkat ini sebelum usiamu habis dan menemui kematian.
18. Ketika muda dulu kakek mendedikasikan dirinya di dunia pendidikan, kini di usianya yang sudah tua tak banyak yang bisa ia lakukan.
19. Hidup dan mati itu ada di tangan Tuhan.
20. Mengapa kau bisa setinggi ini sekarang? Padahal dahulu kau sangat pendek.

21. Dalam hidup tak hanya jalan lurus yang dilalui, melainkan akan banyak jalan berkelok yang harus ditempuh.
22. Bersedekahlah di kala lapang, jika sedang sempit nanti apalah yang bisa kau perbuat.
23. Meski kini aku masih sangat bodoh, akan tetapi aku akan berusaha keras belajar agar aku bisa pintar dikemudian hari.
24. Janganlah mendidik anak terlalu keras, ia takut padamu karena kini ia masih lemah, ketika ia sudah merasa kuat ia akan melawanmu.
25. Anak itu berkulit putih bersih, padahal kedua orangtuanya berkulit hitam legam.

26. Bersikaplah berani sebagai laki-laki, jangan takut seperti pecundang.
27. Jangan pedulikan menang dan kalah, ambil pelajaran yang baik dari pertandingan ini.
28. Setiap manusia tentu memiliki pahala dan dosa dari setiap amalan yang mereka perbuat sesuai dengan kadar keimanan masing-masing.
29. Paman Dino adalah orang yang murah hati, berbeda dengan paman Azka yang sangat pelit.
30. Hiburlah sahabatmu yang sedang bersedih agar ia kembali bahagia seperti sebelumnya.

Baca Juga:   Daun - Definisi, Fungsi, Dan Struktur Lengkapnya

31. Padahal beberapa detik sebelum hujan deras ini, cuaca sangat terik.
32. Bagaimana mungkin kamu bisa sekurus ini? padahal dulu kau sangat gemuk.
33. Kedua anak kembar itu sangat mirip, namun dengan mudah dibedakan dengan perbedaan yang ada pada rambut mereka, yang satu berambut keriting dan satu lagi berambut lurus.
34. Selama kau belajar di sini bukannya kemajuan yang didapatkan, justru sebaliknya kemunduran yang kau nampakkan.
35. Janganlah bersikap lemah begitu, kau ini laki-laki yang seharusnya menjadi kuat dalam situasi apapun juga.

36. Biarlah aku miskin di dunia, asalkan aku bisa menjadi orang yang beruntung di akhirat kelak.
37. Dalam dunia bisnis juga terdapat dinamika, terkadang untung dan tak jarang pula merugi.

Baca Juga:

Pengertian, Jenis, dan Contoh Frasa
Pengertian dan 55 Contoh Majas Inversi
Definisi & Puluhan Contoh Kalimat Kata Penghubung (Konjungsi)

No Responses

Leave a Reply