no comments

Pidato Singkat Tentang Agama Islam (Terbaru)

Pidato Singkat Tentang Agama Islam (Terbaru) – Pidato ialah suatu kegiatan menyampaikan gagasan atau ide tertentu yang disampaikan dengan penggunaan pola komunikasi satu arah dalam bentuk lisan yang ditujukan kepada khalayak ramai. Berdasarkan gagasan serta isi yang disampaikan dalam kegiatan ini, pidato terdiri atas beragam jenisnya. Beberapa diantaranya yang secara umum ada di lingkungan masyarakat ialah pidato tentang pendidikan, pidato tentang kebersihan, pidato tentang politik, pidato sambutan acara tertentu, dan lain sebagainya.

Berikut adalah contoh pidato singkat tentang agama islam :

Contoh :

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Yang saya hormati bapak Pembantu Rektor 3 Universitas Lampung,
Yang saya hormati bapak Pembantu Dekan 3 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung,
Yang saya hormati bapak / ibu dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung,
Dan rekan-rekan mahasiswa sekalian yang saya banggakan.

Pada kesempatan pagi yang berbahagia ini marilah kita panjatkan puji syukur kita kehadirat Allah SWT yang telah mengutus kepada kita Nabi-Nya yang terpercaya dan menurunkan kepadanya Kitab suci yang paling mulia yakni Al-Quran nur Kariim. Shalawat beserta salam kita haturkan kepada Nabi kita Muhammad SAW yang telah memperjuangkan perubahan terhadap tatanan kehidupan umat manusia dari zaman jahiliyah menuju naungan Islam yang rahmatan lil alamin serta membawa kehidupan yang penuh dengan kezaliman kepada kehidupan yang berkeadilan.

Pertama kalinya saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak Universitas serta rekan-rekan mahasiswa sekalian yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Sosial, atas kesempatan baik yang diberikan kepada saya untuk menyampaikan beberapa hal penting tentang memanfaatkan masa muda dalam perspektif Islam.

Baca Juga:   Contoh Pidato tentang Generasi Muda Terbaru

Hadirin yang saya hormati dan banggakan. Membentuk masa muda untuk mempunyai karakter serta kepriadian yang kuat dalam agama adalah suatu hal yang tidak mudah untuk dilakukan. Hal tersebut dikarenakan sulitnya menghadapi pertentangan demi pertentangan yang ada dalam diri manusia di masa muda. Potensi untuk melakukan hal-hal baik dan buruk saling berbenturan dan saling berupaya untuk mendominasi satu dengan lainnya. Hal ini tergantung bagaimana upaya kita untuk senantiasa menguatkan potensi kebaikan, sehingga mampu mengalahkan potensi keburukan dalam diri kita. Jika kita semakin sering kalah dalam upaya menguatkan potensi kebaikan, maka potensi keburukan akan mendominasi kepribadian kita. Karenanya Rasulullah Muhammad SAW menyatakan dalam hadistnya yakni diantara 7 golongan orang-orang yang memperoleh naungan ketika tiada lagi naungan selain dari Allah SWT di hari kiamat salah satunya adalah pemuda yang senantiasa menumbuhkan rasa cinta dalam intensitas ibadah kepada Allah SWT.

Islam sangat memperhatikan pendidikan agama bagi generasi muda, baik dari segi keilmuan maupun keimanan. Dari sisi keimanan, Allah menggambarkan sebuah contoh yang indah dalam kitab suci Al-Quran melalui kisah dan perjuangan mempertahankan iman yang dilakukan oleh para pemuda Ashabul Kahfi. Mereka tetap gigih dalam mempertahankan keimanan yang mereka miliki di tengah-tengah pemerintahan serta kehidupan warga masyarakat yang tengah dilanda kerusakan iman, akhlak, dan moral. Keteguhan mereka dalam mempertahankan iman yang mereka miliki amatlah luar biasa. Sehingga Allah SWT memuji mereka dalam firmannya:

Baca Juga:   Contoh Soal Bahasa Indonesia kelas 9 SMP Semester 1 & Jawaban

{إِذْ أَوَى الْفِتْيَةُ إِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوا رَبَّنَا آتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا {10}

“Ingatlah ketika para pemuda mencari tempat perlindungan kedalam gua, lalu mereka berdo’a: Wahai Tuhan kami, berilah rahmat kepada kami dari sisimu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini). Q.S. AL-Kahfi ayat 10

Banyak diantaran kaum muda saat ini yang memiliki taraf pendidikan tinggi, akan tetapi justru malah menjadi beban orang-orang di sekitarnya. Keseharian mereka hanyalah sibuk untuk mencari pekerjaan tanpa adanya niatan untuk membangun kemandirian finansial. Hal itu disebabkan karena minimnya keterampilan yang mereka miliki. Mereka hanya mengandalkan lembaran-lembaran ijazah tanpa makna yang telah mereka raih dengan susah payah selama belajar di perguruan tinggi. Tak jarang pula diantara pemuda yang memiliki keterampilan yang baik namun tidak diimbangi dengan akhlak yang baik pula. Padahal dalam islam, akhlak adalah suatu hal penting yang melengkapi seluruh aspek potensi yang ada dalam pribadi manusia. Rasulullah SAW menegaskan dalam sabda beliau tentang tugas beliau di utus menjadi rasul:

((إنما بعث لأتمم مكارم الأخلاق)) رواه في الموطأ وصححه الشيخ الألباني في “الصحيحة” (45).

Baca Juga:   Pidato Visi dan Misi Calon Kepala Sekolah Terbaru

“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia”.

Akhlak yang baik akan mampu membawa seseorang menuju keberhasilan dalam hidup. Akhlak berkaitan erat dengan sikap dan perilaku hidup kita sehari-hari. Akhlak yang baik akan menstimulasi tingkah laku serta perbuatan yang baik pula. Sebaliknya, akhlak buruk akan berimplikasi pada segala tindak tanduk serta perilaku yang buruk pula. Kesuksesan yang ada pada seseorang seringkali disebabkan oleh sikap yang dinyatakan baik secara perbuatan atau dengan lisan terhadap sesuatu yang sedang ia hadapi. Penyelesaian masalah juga sangat bergantung pada bagaimana seseorang mampu menyikapi suatu masalah dengan cara yang tepat. Kaitannya dengan akhlak dalam perspektif agama islam adalah sikap dalam menghadapi segala sesuatu berada pada cakupan ruang lingkup di dalamnya. Dengan kata lain adalah sikap yang tepat dalam menghadapi berbagai masalah adalah buah dari akhlak yang baik sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Karenanya tidak jarang kita menemukan orang-orang yang berakhlakul karimah selalu diikuti oleh keberkahan serta kesuksesan dalam hidupnya.

Demikian pidato singkat yang dapat saya sampaikan, jika terdapat kelahan dalam bertutur kata, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kepada Allah saya memohon ampun. Semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum. Warahmatullahi. Wabarakatuh.

Baca Juga:

Contoh Pidato Ekstemporan Tentang Lingkungan
Contoh Naskah Pidato Pernikahan Singkat Terbaru
Contoh Teks Diskusi tentang Narkoba (Terbaru)

No Responses

Reply