no comments

Pengertian, Contoh Kalimat Majemuk Setara, & Jenisnya

Pengertian, Contoh Kalimat Majemuk Setara, & Jenisnya – Kalimat majemuk ialah sebuah kalimat yang terdiri atas dua klausa atau bisa juga lebih yang diintegrasikan ke dalam satu kalimat. Kalimat tersebut menggunakan konjungsi penghubung semisal tetapi, dan atau, sehingga, dan lainnya. Berdasarkan jenisnya, kalimat majemuk dibedakan atas lima jenis kalimat. Diantaranya ialah kalimat majemuk setara, kalimat majemuk ratapan, kalimat majemuk bertingkat, dan kalimat majemuk berganda.

Dalam bahasan ini secara khusus menelaah tentang kalimat majemuk setara. Kalimat majemuk setara ialah 2 klausa atau lebih yang tergabung dalam satu kalimat. Kalimat tersebut memiliki kedudukan yang sejajar dan bersifat koordinatif (setingkat).

Contoh :

Klausa 1 = Aldeska menulis artikel di ruang tengah.
Klausa 2 = Kiky memasak di dapur.

Kalimat Majemuk setara dari dua klausa tersebut menjadi :

– Aldeska menulis artikel di ruang tengah dan Kiky menonton televisi di ruang tamu.
– Nisa menyapu ruang tamu dan Ela sedang mengaji di kamarnya.

Penjelasan :

Dalam kalimat tersebut terdapat penggunaan konjungsi yang digunakan pada kalimat majemuk setara sejalan yakni penggunaan penghubung “dan” pada kedua klausa.

Berdasarkan contoh tadi, baik digabung menjadi satu kalimat majemuk setara ataupun dipisah menjadi kalimat tunggal tetap tak berbeda maknanya secara esensial. Jika didasarkan pada jenis konjungsinya, kalimat majemuk setara dapat diklasifikasikan menjadi enam jenis sebagaimana penjelasan berikut :

a. Kalimat Majemuk Setara Sejalan

Kalimat majemuk setara sejalan ialah kalimat majemuk yang secara khusus menggunakan kata penghubung seperti, sesudah itu, sebelum, ketika, dan lainnya.

Baca Juga:   Definisi, Ciri, & Contoh Kalimat Majemuk

Contoh :

– Ihda sedang shalat malam ketika orang-orang sedang terlelap.

Penjelasan :

Pada kalimat di atas terdapat penggunaan konjungsi “ketika” yang digunakan dalam kalimat majemuk setara sejalan pada kedua klausa dalam kalimat.

– Iwan sudah menyiapkan sarapan sebelum aku bangun dari tidurku.

Penjelasan :

Kalimat di atas merupakan kalimat majemuk setara sejalan yang ditunjukkan dengan adanya penggunaan konjungsi “sebelum” yang menjadi penghubung antara dua klausa dalam kalimat.

– Sholeh akan menyelesaikan pekerjaannya setelah adiknya berangkat ke sekolah.
– Rian mengantar pesanan makanan ke pasar, sesudah itu barulah ia pergi menuju kampus.

b. Kalimat Majemuk Setara Berlawanan

Kalimat majemuk setara ialah dua buah klausa atau lebih dengan kondisi berlawanan yang berada dalam satu kalimat. Kalimat setara jenis ini dapat diidentifikasikan dengan adanya konjungsi seperti namun, meskipun, tetapi, melainkan, meskipun, dan lainnya.

Contoh:

– Jason anak yang murah hati tetapi kedua orang tuanya sangat pelit.

Penjelasan :
Kalimat di atas merupakan kalimat majemuk setara berlawanan. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya penggunaan konjungsi “tetapi” yang menghubungkan kedua klausa dalam kalimat tersebut.

– Rini berpenampilan sangat sederhana meskipun ayahnya adalah seorang pengusaha kaya.

Penjelasan :

Dalam kalimat tersebut terdapat penggunaan konjungsi “meskipun” yang mengidentifikasikan bahwa kalimat tersebut merupakan kalimat majemuk setara berlawanan.

– Kuswanto makan di kantin sedangkan adiknya makan dengan membawa bekal dari rumah.
– Frangky bukanlah anak orang kaya melainkan orang tuanyalah yang kaya raya.

Baca Juga:   Definisi & 34 Contoh Kalimat Tidak Efektif

c. Kalimat Majemuk Setara Hubungan Sebab-Akibat

Kalimat majemuk setara jenis ini terdiri atas dua klausa yang saling berhubungan satu sama lain dan keduanya memiliki hubungan sebab dan akibat. Kalimat ini menggunakan konjungsi akibatnya, karena, sehingga, dan lainnya.

Contoh :

– Hasan sangat giat berlatih, sehingga ia berhasil memenangkan kompetisi tersebut.

Penjelasan :

Penggunaan konjungsi “sehingga” yang menghubungkan dua klausa dalam kalimat di atas menunjukkan bahwa kalimat tersebut adalah kalimat majemuk setara hubungan sebab dan akibat.

– Herni sangat suka bermain dan malas belajar, akibatnya ia tak naik kelas.
– Novi terpaksa meminjam uang pada renternir karena ayahnya sedang sakit.

d. Kalimat Majemuk Setara Penguat

Kalimat majemuk setara penguat adalah jenis kalimat majemuk yang pada salah satu klausanya berperan sebagai penguat bagi klausa lainnya. Kalimat majemuk setara penguat diindikasikan dengan adanya konjungsi seperti terlebih lagi, bahkan, dan lainnya.

Contoh :

– Solikhin bukan hanya disebut sebagai ahli beladiri, bahkan ia kini telah menjadi master beladiri sejagat.

Penjelasan :

Dalam kalimat di atas menggunakan konjungsi “bahkan” yang merupakan konjungsi pada kalimat majemuk setara penguat yang berfungsi menghubungkan kedua klausa dalam kalimat tersebut.

– Rina sangat suka menolong siapa saja termasuk orang yang tak dikenalinya terlebih lagi kepada sahabat dan keluarganya sendiri.
– Pak Budi dikenal sangat disiplin terhadap murid-muridnya, terlebih lagi kepada anak-anaknya sendiri.
– Bu Ina sangat mudah memaklumi dan memaafkan orang lain, bahkan terhadap orang yang telah berbuat kejahatan padanya sekalipun.

Baca Juga:   Contoh Pewarisan Sifat atau Karakter Pada Manusia

e. Kalimat Majemuk Setara Pemilihan

Kalimat majemuk setara pemilihan ialah kalimat yang pada klausanya menyatakan opsi pilihan. Pada kalimat jenis ini menggunakan konjungsi atau.

Contoh :

– Jauhilah narkoba atau masa depanmu akan rusak.

Penggunaan konjungsi “atau” dalam kalimat di atas berfungsi sebagai penghubung antara dua klausa pada kalimat majemuk setara pemilihan. Kalimat tersebut menunjukkan adanya opsi terhadap pilihan yang di dalamnya terdapat konsekuensi tertentu.

– Berlatihlah dengan sungguh-sungguh atau kau akan dikalahkan dengan cara memalukan.
– Berhentilah merokok atau tubuhmu akan rusak karenanya.

f. Kalimat Majemuk Setara Berurutan

Kalimat Majemuk Setara berurutan ialah kalimat yang pada klausa-klausanya saling berurutan berkaitan dengan tahapan kronologisnya. Dalam kalimat ini konjungsi yang digunakan ialah lalu, selanjutnya, kemudian, setelah itu, dan lainnya.

Contoh:

– Dinda pergi ke pasar, setelahnya baru ia akan mengerjakan PR nya.
– Wahid akan mengerjakan tuga-tugasnya setelah ia selesai makan siang.
– Deni sedang menonton pertandingan sepak bola, lalu setelahnya baru ia akan pergi memancing.
– Siang ini aku akan mencuci sepeda motor, selanjutnya aku akan membersihkan seisi rumah.

Sumber :
http://www.kelasindonesia.com/2015/02/pengertian-dan-contoh-kalimat-majemuk-setara-secara-lengkap.html

Baca Juga:

  1. Definisi, Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat, dan Jenisnya
  2. Pengertian, Syarat, dan Ciri Kalimat Efektif

No Responses

Reply