Kumpulan Puisi Pendek Tentang Alam

Kumpulan Puisi Pendek Tentang Alam – Puisi merupakan suatu ungkapan kejadian yang bermakna dalam kehidupan. Kemudian tertuangkan dengan kata-kata yang tersirat memiliki arti tersendiri hingga terbentuk dalam kesatuan suatu tulisan. Berikut ini adalah beberapa contoh puisi yang bertemakan tentang alam.

Alamku Menghembuskan Udara Kedamaian

Pagiku cerah terlihat sang mentari menari gembira di awan
Memencarkan rona cahaya bening dan silau memancar
Memembus hati manusia yang enggan bersyukur atas karunia-Nya
Menggugah pesota alam yang menawan dan cantik jelita

Udara segar terhirup bebas di alamku yang hijau
Hamparan sawah luas membentang padi melambai
Siap di panen untuk menyambung lambung yang bernyawa
Merunduk seakan mengajari manusia untuk bersyukur

Alamku engkau begitu indah tak tertandingi oleh apapun
Pepohonan tumbuh tinggi menjulang menembus awan biru
Sumber daya alam melimpah ruah didalamnya
Kenikmatan tidak akan bosan menaungi manusianya

Sungguh sangat berarti engkau wahai alamku
Teduh dan segar itu yang di rasa jika bertemu denganmu
Kedamaian terpancar bersama embun pagi yang bening
Bahagia mengarungi samudra indah berpenghuni penuh warna

Alamku tanpamu tiada yang tau nasib dunia nyata
Mata enggan terpejam membuka keadaan sesungguhnya
Karena engkau tempat kami melangsungkan hidup
Tetap di sini wahai engkau alamku temani kami yang sepi

Memetik Hasil Kekayaan Alam

Bersama sepoi-sepoi angin yang berhembus nampak cantik pemandangannya
Daun hijau nyiur melambai menandakan bahagia seutuhnya
Burung-burung berterbangan di atas awan berkicau merdu bagai irama
Memberikan kesan sendiri dalam sanubari para insani

Baca Juga:   Definisi, Jenis, & Contoh Kalimat Klausa

Penduduk desa ramai turun dari peraduannya hingga bahagia
Memetik tanaman yang tertanam subur di tanah alamku
Berbagai jenis tumbuhan terlihat berwarna di sana
Tiada kata seindah cahaya kilau yang menyinarinya

Kini hasil kekayaan alam yang kau semai tumbuh melimpah ruah
Rempah-rempah menanda siap dipetik dengan pemiliknya
Menampakkan diri dari persembunyian batang yang siap dipanen
Menggugahkan jiwa yang mencintai kehadirannya

Ku petik hasil panen di alamku yang hijau itu
Bahagia terselimuti di wajah para petani negeri
Susah dan letihnya terbayar akan kesuburan alamnya
Hingga tak terasa lagi proses awal yang menyiksanya

Alamku …
Tetaplah hijau memberi kesejukan di hamparan ini
Tetaplah subur di tanah yang sangat gersang ini
Temani kami yang bersinggah di belahanmu
Karena keindahan pemandanganmu telah merasuk kalbu

Temani Aku Berdiri Dikeindahanmu

Aku hidup besar di alam yang cantik bagai ibu pertiwi
Mengajarkan berbagai hal ilmu untuk bekal masa depan
Engkau tidak lelah membersamai langkah kakiku
Tetap setia dalam menaungi hidup yang sementara ini

Cuaca alam engkau beri sebagai anugrah dari sang pemberi
Terik panas, hujan, dan kemarau terhiasi di wajahmu
Menurunkan sebuah rasa besar terhadap kebahagiaan
Tak tergambar dan tak sanggup tertulis dengan kata-kata

Alamku … Engkau sajikan berbagai tumbuhan di hutan rimba
Tidak menuntut untuk dibayar dan bebas dinikmati kapan saja
Hasil kekayaan tersimpan dalam pesona hadirmu
Menguak keindahan alam yang sesungguhnya ada

Baca Juga:   Pengertian Sistem Saraf Tepi & Saraf Pusat Beserta Penjelasan Lengkap

Aku bisa hidup nyaman disekitar alam tercinta
Dilengkapi pemandangan untuk memanjakan mata
Hidup dibesarkan bersama pancaran sinar hadirmu
Menjadikan kesan tak ternilai akan keindahanmu

Alamku tetaplah di sini temani aku yang rapuh ini
Temani disetiap langkah kecil tiada arti
Jangan engkau tinggalkan aku dibelahan bumi ini sendiri
Hingga aku merasa hilang dan tanpamu aku diam terpatri

Pesonamu Memancarkan Cahaya

Sejauh mata memandang terlukis cantik pemandangan
Gunung-gunung tinggi menjulang awan di angkasa
Air sungai bergemericik merdu ingin menuju muara tentram
Laut membentang mengelilingi pulau Indonesia tercinta

Kekayaan sumber daya tak terhitung nilainya
Tumbuh mekar dari kuncup malunya peraduan
Daun-daun melambai hingga menggoyahkan ranting panjang
Rumput hijau bergoyang dipandu ilalang muda menawan

Burung-burung menari menyambut musim panen tiba
Terdengar alunan lesung menumbuk padi yang merunduk
Orang-orang desa bertebaran seolah sedang mencari kemenangan
Bertaburan dibelahan bumi tempat insan berpijak

Tergoyah hati manusia berparas putri kayangan
Terpesona oleh alamku yang menebar kebahagiaan disetiap titiknya
Memanjakan pandangan yang sedang duka lara terhampirkan
Menuai kedamaian bersama asa dan masa depan bangsa

Indah sekali engkau alamku
Elegan nampak dari raut pancar yang tersembunyi dibilik cahaya
Hadirnya menghanyutkan aman di jiwa pemuda
Keindahan yang tiada penanding duanya
Engkau alamku …
Tempat aku menyemai mimpi-mimpi itu

Kekayaan Alamku Indonesia

Meniti jalan panjang hingga tersinggah di laut tengah berkarang
Ikan berbagai jenis berenang kesana-kemari
Terumbu karang tempatnya bernaung dari ancaman
Lumut-lumut halus menjadi teman yang selalu menyapa

Baca Juga:   Klasifikasi Prokariotik (Archaebacteria & Eubacteria)

Tertelusuri pulau kecil di tengah keliling laut itu
Hutan bakau hijau nyiur melambai tertiup angin
Seolah memanggil untuk merasakan bahagianya
Pasir-pasir putih menyaksikan apa yang sedang ia rasa

Nampak gunung menujulang tinggi ramai dengan penghuni
Tumbuhan menempati lerengmu yang sangat berartai
Hewan-hewan mensyukuri atas keindahan yang engkau miliki
Bebas menikmati makanan yang banyak tersaji

Kekayaan alamku tiada arti jika tidak dilestarikan
Ia menjerit ingin di jaga dari ancaman hingga menyayangi kebersihan
Bunga di taman seolah menyeru dalam memberikan warnanya
Tidak enggan turut mempercantik mahkota alamnya

Tiadamu apa daya manusia yang selalu bergantung denganmu
Flora dan fauna tidak aman dari gangguan
Hingga semua nyaris dimusnahkan penjahat
Teruslah memberi keteduhan wahai engkau alamku
Sampai aku mampu merawatmu

Melestarikan Alam Tempat Perlindungan

Sungguh anugrah yang indah manusia diberi ciptaan alam semesta
Tempat bercocok tanam saat musim tiba
Kekayaan alam yang memenuhi jiwa-jiwa yang lapar
Tidak pernah terhiraukan muncul sifat kesombongan

Wahai alam tempat tinggalku
Izinkan kami menjaga dan melestarikannya
Agar nikmat keindahan itu tak hilang dari terbitnya
Sampai manusia enggan merusaknya

Ingin erat dalam menjaga permatamu
Karena hadirmu membangkitkan gairah hidup yang sesungguhnya
Tanpa hadirmu manusia tidak tau harus bertempat tinggal dimana
Karenamu memberikan kesan tersendiri di kalbu

Baca Juga:

Contoh Soal Bahasa Indonesia Kelas 5 SD Semester 1
4 Contoh Puisi Mengharukan Tentang Kehidupan Manusia
5 Contoh Puisi Tentang Lingkungan Sekolah

No Responses

Leave a Reply