no comments

Contoh Pidato Tentang Hari Pendidikan (Terbaru)

Contoh Pidato Tentang Hari Pendidikan (Terbaru) – Pidato adalah suatu aktivitas penyampaian ide, pendapat, serta gagasan yang dikemukakan melalui kegiatan berbicara di depan publik. Berdasarkan isi penyampaiannya pidato terdiri atas berbagai macam. Beberapa diantaranya ialah pidato politik, pidato tentang globalisasi, pidato sambutan kepala sekolah, pidato kenegaraan, dan lain sebagainya. Berikut ini adalah contoh pidato yang bertemakan tentang hari pendidikan :

Contoh :

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Yang saya hormati bapak kepala SMP Negeri 13 Bandar Lampung
Yang saya hormati bapak wakil kepala SMP Negeri 13 Bandar Lampung
Yang saya hormati bapak / ibu dewan guru beserta staf tata usaha SMP Negeri 13 Bandar Lampung
Dan yang saya sayangi dan banggakan anak-anakku siswa-siswa SMP Negeri 13 Bandar Lampung

Alhamdulillahirabbil alamin, segala puji hanya milik Allah SWT. Atas berkat rahmat, hidayah, serta nikmat yang dicurahkan-Nya kita semua dapat berkumpul di aula Gedung Serba Guna SMP Negeri 13 Bandar Lampung ini dalam rangka peringatan hari besar nasional yakni hari pendidikan. Shalawat dan salam tak lupa pula kita sanjung agungkan kepada nabi Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat, dan umat beliau.

Pertama kalinya saya sampaikan ucapan terima kasih kepada bapak / ibu guru serta anak-anakku sekalian yang telah hadir di ruangan ini dalam acara peringatan Hari Pendidikan Nasional Republik Indonesia. Terima kasih juga saya sampaikan secara khusus kepada OSIS dan anggota eskul lainnya yang telah bersusah payah menyelenggarakan acara yang amat luar biasa ini. Secara pribadi saya sangat mengapresiasikan kerja keras anandaku sekalian.

Baca Juga:   Contoh Pidato tentang Generasi Muda Terbaru

Bapak / ibu guru serta murid-muridku sekalian,

Tentu kita semua telah mengetahui untuk apa acara ini diselenggarakan. Tentu bapak / ibu serta anandaku sekalian juga mengerti dan memahami euforia apa yang sedang terjadi hari ini. Sebagaimana yang telah saya sampaikan di pembukaan tadi, hari ini adalah peringatan hari besar nasional yakni hari pendidikan yang senantiasa kita peringati setiap tanggal 02 Mei pada setiap tahunnya. Saya tidak akan berbicara mengenai sejarah ditetapkannya tanggal tersebut sebagai hari pendidikan nasional. Saya juga tidak akan berbicara mengenai pentingnya memperingati hari tersebut sebagai hari besar nasional. Saya meyakini bahwa bapak / ibu guru serta anandaku sekalian adalah bagian dari anak-anak bangsa yang tentu saja memahami sejarah serta perjuangan pahlawan negaranya. Keyakinan tersebut membuat diri saya tak perlu lagi menyampaikan materi pelajaran sejarah kepada anak-anak bangsa yang luar biasa ini. Jikalau ada diantara bapak / ibu serta anadaku sekalian yang masih belum memahami apa esensi peringatan hari pendidikan yang sedang kita lakukan hari ini, maka bukalah buku sejarah dan pengetahuan lain! Carilah referensi mengenai hal tersebut. Karena saya tidak akan membahas mengenai itu di forum ini.

Bapak / ibu serta anak-anakku sekalian,

Sebagai kepala sekolah yang merupakan pimpinan tertinggi di sekolah ini saya ingin menyampaikan beberapa hal yang menurut saya sangat penting berkenaan dengan momentum hari pendidikan nasional yang tengah kita selenggarakan pada hari ini. Salah satunya adalah perlunya kita mengisi hari pendidikan ini dengan segala hal yang erat kaitannya dengan dunia pendidikan. Tentu kita seringkali mendengar istilah “mengisi” pada hari kemerdekaan Republik Indonesia. Pada peringatan hari tersebut seringkali terngiang di telinga kita tentang urgensi mengisi kemerdekaan bangsa. Hal yang dimaksudkan adalah bagaimana kita bisa meneruskan perjuangan para pejuang dengan kemerdekaan yang telah mereka raih dengan pengorbanan harta dan jiwa. Dalam aspek pendidikan, kita juga perlu untuk “mengisi” dunia pendidikan ini dengan sesuatu yang beranfaat dalam konteks kependidikan.

Baca Juga:   Ini Dia Contoh Soal UN Bahasa Indonesia SD

Mengapa kita perlu untuk “mengisi” hari pendidikan ini? Bapak / ibu serta anandaku sekalian, Pendidikan yang telah kita nikmati saat ini tidaklah diraih dengan bersantai-santai dan berjuang ala kadarnya saja. Di dalamnya terdapat pengorbanan besar yang dilakukan oleh para pendahulu kita. Kita lihat bagaimana Ki Hajar Dewantara memperjuangkan apa yang ia punya untuk pendidikan anak-anak bangsanya. Kita juga mengetahui apa yang telah diperjuangkan oleh R.A. Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan salah satunya adalah mengenyam pendidikan. Kita tentu mengetahui bagaimana K.H. Ahmad Dahlan mendirikan banyak sekolah-sekolah dengan harta benda yang ia miliki demi kemajuan bangsanya. Ini hanyalah sekelumit kisah perjuangan pendidikan yang tertulis dalam tinta sejarah. Masih banyak lagi para tokoh nasional maupun daerah yang tak terbilang lagi jumlah pengorbanannya dalam dunia pendidikan. Termasuk guru-guru kita di pelosok-pelosok, pedalaman, dan di pinggiran wilayah NKRI yang berjuang mengajar dengan segala keterbatasan yang ada. Hal ini juga mengingatkan kepada almarhum kakek saya yang juga seorang guru di masa penjajahan Belanda. Ia rela tidak dibayar demi anak-anak bangsanya dapat memperoleh hak pendidikan yang layak sama seperti para bangsawan dan anak-anak Belanda lainnya.

Baca Juga:   Pidato Tentang Ulang Tahun Sekolah Terbaru

Bapak / ibu serta anandaku sekalian,

Mari lakukan apa yang bisa kita perbuat untuk pendidikan dengan segala potensi yang kita miliki! Kita sebagai praktisi pendidikan tentunya dapat berbuat lebih untuk profesi yang sedang kita geluti ini. Saya secara pribadi mengajak bapak / ibu sekalian untuk memberikan dedikasi yang sebesar-besarnya dalam dunia pendidikan ini. Untuk ananda ku sekalian, gunakanlah masa belajarmu saat ini dengan sungguh-sungguh dalam belajar. Suatu saat nanti kalianlah yang akan memperjuangkan semangat para pejuang pendidikan dari zaman terdahulu hingga saat ini. Mari bersama-sama manfaatkan momen hari pendidikan ini sebagai sarana refleksi, evaluasi, dan mempersiapkan diri dalam menjawab tantangan dunia pendidikan di masa mendatang. Cukup sekian, wabillahitaufik walhidayah,

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Baca Juga:

Contoh Pidato tentang Revolusi Mental Terbaru
Contoh Pidato Nasionalisme Membangun Indonesia
4 Contoh Pengumuman Resmi Di Sekolah

No Responses

Reply