no comments

Contoh Kalimat Majemuk Rapatan & Penjelasannya

Contoh Kalimat Majemuk Rapatan & Penjelasannya – Kalimat majemuk rapatan adalah kalimat majemuk yang tersusun atas kalimat-kalimat tunggal yang digabungkan menjadi satu kalimat. Kalimat-kalimat tunggal yang digabungkan menjadi sebuah kalimat majemuk ini dalam pembentukan kalimatnya menghilangkan bagian kata yang sama atau hanya menyebutkan bentuk kata yang berbeda. Dalam kalimat majemuk rapatan menggunakan kata hubung dan, juga, atau serta.

Contoh :

1. Risky sedang membaca berita di koran pagi ini.
2. Risky sedang membaca iklan di koran pagi ini.

Dua kalimat diatas merupakan kalimat-kalimat tunggal yang jika digabungkan akan menjadi kalimat majemuk rapatan sebagai berikut :

“Risky sedang membaca berita dan iklan di koran pagi ini.”

Kalimat majemuk rapatan tersebut terbentuk atas dua kalimat tunggal yang dihubungkan oleh konjungsi “dan”. Pada kalimat tersebut juga menghilangkan bentuk kata yang sama yakni “Risky sedang membaca di koran pagi ini” dan hanya menyebutkan bentuk kata yang berbeda yakni “berita dan iklan” sehingga menjadi suatu bentuk kalimat majemuk rapatan.

Contoh 2 :

“Sariman memilih untuk terlebih dahulu mengerjakan PR atau bermain bola.”

Kalimat di atas terdiri atas dua kalimat tunggal yang digabungkan menjadi satu kalimat majemuk rapatan. Kalimat tunggal yang menyusun kalimat majemuk rapatan di atas ialah :

1. Sariman memilih untuk terlebih dahulu mengerjakan PR.
2. Sariman memilih untuk terlebih dahulu bermain bola.

Baca Juga:   Pengertian dan 36 Contoh Majas Simbolik

Dua kalimat tunggal sebelumnya terdapat bentuk kata yang berbeda yakni “mengerjakan PR dan bermain bola.” Dua bentuk kata yang berbeda dari dua kalimat tunggal tersebut disebutkan dalam kalimat majemuk rapatan. Sedangkan bagian kata yang sama yakni “Sariman memilih untuk terlebih dahulu” dihilangkan agar menjadi suatu kalimat majemuk yang utuh dan efektif.

Contoh 3 :

“Raisa memilihkan juga menjahitkan kain untuk kakaknya sendiri.”

Penjelasan :

Kalimat majemuk di atas menggunakan konjungsi juga, dan terdiri atas dua kalimat tunggal yakni :

1. Raisa memilihkan kain untuk kakaknya sendiri.
2. Raisa menjahitkan kain untuk kakaknya sendiri.

Kalimat majemuk rapatan yang dibentuk dari dua kalimat tunggal tersebut menghilangkan bentuk kata yang sama dan hanya menyebutkan bentuk kata yang berbeda.

Contoh kalimat majemuk rapatan lainnya :

1. Doni membeli nasi uduk dan gorengan tadi pagi.

Kalimat tunggal :
Doni membeli nasi uduk tadi pagi.
Doni mebeli gorengan tadi pagi.

2. Pak Guru memintaku untuk menjelaskan materi dan merapikan bukunya di depan kelas.

Kalimat tunggal :
Pak Guru memintaku untuk menjelaskan materi di depan kelas
Pak Guru memintaku untuk merapikan bukunya di depan kelas

3. Fandi menikmati nasi goreng dan jahe panas tadi malam.

Baca Juga:   Contoh Teks Pidato Perpisahan Kelas 12 SMA

Kalimat tunggal :
Fandi menikmati nasi goreng kambing tadi malam.
Fandi menikmati jahe panas tadi malam.

4. Ayah menguras air kotor dan mengisi air bersih di bak mandi.

Kalimat tunggal :
Ayah menguras air kotor di bak mandi
Ayah mengisi air bersih di bak mandi

5. Paman dan bibi membaca majalah musik di halaman rumah.

Kalimat tunggal :
Paman membaca majalah musik di halaman rumah.
Bibi membaca macalah musik di halaman rumah.

6. Bu Fatimah adalah seorang guru yang penyabar, penyayang, dan murah senyum.

Kalimat tunggal :
Bu Fatimah adalah seorang guru yang penyabar.
Bu Fatimah adalah seorang guru yang penyayang.
Bu Fatimah adalah seorang guru yang murah senyum.

7. Ustadz Zulkifli M. Ali merupakan seorang ulama yang cerdas, berwibawa, dan berani.

Kalimat Tunggal :
Ustadz Zulkifli M. Ali merupakan seorang ulama yang cerdas.
Ustadz Zulkifli M. Ali merupakan seorang ulama yang berwibawa.
Ustadz Zulkifli M. Ali merupakan seorang ulama yang berani.

8. Pak Sutoyo adalah seorang guru yang pintar, jujur, dan berdedikasi terhadap profesinya.

Kalimat Tunggal :
Pak Sutoyo adalah seorang guru yang pintar.
Pak Sutoyo adalah seorang guru yang jujur.
Pak Sutoyo adalah seorang guru yang berdedikasi terhadap profesinya.

9. Menjelang hari raya Idul Fitri kakak membersihkan, mengelap, dan mengecat tembok rumah.

Baca Juga:   Penjelasan Detail Mengenai Should dan Contohnya

Kalimat tunggal :
Menjelang hari raya Idul Fitri kakak membersihkan tembok rumah.
Menjelang hari raya Idul Fitri kakak mengelap tembok rumah.
Menjelang hari raya Idul Fitri aku kakak mengecat tembok rumah.

10. Ibu ke pasar untuk membeli sayuran, daging, dan beras.

Kalimat tunggal :
Ibu ke pasar untuk membeli sayuran.
Ibu ke pasar utuk membeli daging.
Ibu ke pasar untuk membeli beras.

11. Arliansyah mengetik laporan pekerjaan dan skripsinya di ruang kerja.
12. Rani membantu ibu dan nenek di dapur.
13. Andik Firmansyah menggiring dan menendang bola ke gawang lawan.
14. Pak Rudi menanam dan memelihara tanaman jagung di kebunnya.
15. Sukriman adalah seseorang yang ramah, sopan, dan juga pintar.
16. Pada hari libur aku dan mencuci sepeda motor dan mobil.
17. Bibi datang dari desa membawa dengan membawa sayuran, buah-buahan, dan pakaian tradisonal.
18. Pilihlah pemimpin yang religius, adil, dan bijaksana.
19. Pak Sayidin adalah kepala desa yang adil, bijaksana, dan dermawan.
20. Haji Muhidin dikenal sebagai tokoh masyarakat yang angkuh, kasar, dan ingin menang sendiri.

Baca Juga:

  1. Contoh Kalimat Konjungsi Subordinatif dan Pengertiannya
  2. Pengertian Kalimat Koordinatif dan Contohnya
  3. Definisi & Contoh-Contoh Kalimat Tidak Padu

No Responses

Reply