Pengertian, Jenis Kalimat Perintah, dan Contohnya

Pengertian, Jenis Kalimat Perintah, dan Contohnya – Kalimat perintah adalah kalimat yang di dalamnya terkandung makna suruhan, permohonan, imbauan atau segala hal yang mengacu pada permintaan agar seseorang melakukan perbuatan yang diinginkan oleh seseorang yang memberi perintah. Ciri-ciri yang terdapat pada kalimat perintah diantaranya ialah :

a. Peninggian intonasi pada bagian akhir kalimat.
b. Pada akhir kalimat ditandai dengan tanda baca seru (!).
c. Secara umum kalimat perintah menggunakan partikel –lah dan –kan.

Jenis-jenis Kalimat Perintah

Kalimat perintah terdiri atas beberapa jenis diantaranya ialah :

1. Kalimat Perintah Biasa

Kalimat perintah biasa adalah kalimat perintah yang berisikan suruhan untuk mengerjakan sesuatu secara langsung. Contoh :

– Buka bukumu halaman sepuluh!
– Tutup jendala itu!
– Ambilkan kaca mata ayah di atas almari!
– Kecilkan volume televisi itu!
– Belajarlah dengan rajin!
– Kerjakan PR mu sekarang juga!
– Kumpulkan hasil pekerjaan ujian kalian di meja bapak!
– Bersihkan halaman rumah ini!
– Angkat meja dan kursi itu dan pindahkan ke ruang tengah!
– Ambilkan air di dapur!
– Seduhkan teh hijau kesukaan ayah!
– Bangunlah, hari sudah siang!
– Segeralah ke masjid, muadzin sudah memanggil-manggil kita!
– Ambilkan sandal di belakang rumah!
– Belikan obat sakit kepala dan gula 1 kg di warung ibu Minah!

2. Kalimat Perintah Ajakan

Kalimat perintah ajakan memuat suruhan atau perintah dengan cara mengajak untuk melaksanakan suatu hal. Pada kalimat ini umumnya menggunakan kata “marilah” dan “ayo.”

Contoh :

– Marilah bersama kita bersihkan sampah kota ini!
– Ayo lestarikan hutan kita yang sedang terancam ini!
– Mari jaga persatuan dan kesatuan bangsa demi keutuhan NKRI!
– Mari beramai-ramai datang ke museum agar kita semua memilikik pengetahuan tentang sejarah kebudayaan bangsa!
– Mari jaga barang pribadi masing-masing!
– Ayo pulang kampung dan bangun daerah!
– Ayo nyatakan perang terhadap seks bebas!
– Ayo perangi narkoba dan LGBT!
– Mari lestarikan hutan untuk kehidupan masa depan yang lebih baik!
– Mari hidupkan lingkungan yang islami dan berakhlakul karimah!
– Mari galakkan kampanye satu orang tanam satu pohon!
– Ayo galakkan kampanye satu hari satu juz membaca Al-Qur’an!
– Ayo galakkan kampanye satu hari menghafal satu ayat Al-Qur’an!
– Mari budayakan membaca dan berdiskusi untuk generasi yang cerdas dan bermartabat!

3. Kalimat Perintah Larangan

Kalimat perintah larangan adalah kalimat perintah yang memuat larangan untuk mengerjakan atau melakukan suatu hal. Dalam kalimat ini umumya menggunakan kata “jangan” dan “dilarang.”

Contoh :

– Jangan membuang tisu ke dalam lubang toilet!
– Dilarang merokok di ruangan umum sekitar perpustakaan daerah!
– Dilarang menyalakan api di area SPBU!
– Dilarang menghidupkan mesin kendaraan anda pada saat mengisi bahan bakar!
– Dilarang membawa balita di bawah usia lima tahun pada saat menonton pertandingan sepak bola di stadion!
– Dilarang membawa kamera dan alat rekam jenis apapun ke dalam bioskop!
– Dilarang mengaktifkan handphone pada saat pesawat lepas landas!

4. Kalimat Perintah Saran

Kalimat perintah saran adalah kalimat perintah yang memuat suruhan dengan cara memberikan saran. Kalimat perintah ini memuat suruhan yang tersirat dengan cara memberikan saran agar sesorang yang diperintahkan melakukan apa yang disarankan. Kalimat ini menggunakan kata “sebaiknya,” seharusnya,” semestinya” dan lain-lain.

Contoh :

– Sebaiknya sekarang kau ambil air wudhu dan pergi ke masjid bersama-sama!
– Semestinya kamu berada di lapangan untuk melaksanakan upacara bendera!
– Seharusnya kau berada di dapur untuk membantu ibu-ibu lainnya yang sedang memasak!
– Sebaiknya kau cepat pergi dari sini sebelum ketahuan orang tuaku kalau kau mencuri uang di sini!
– Sebaiknya engkau segera membereskan barang-barangmu ini sebelum ibu pulang!
– Seharusnya kau sudah merapikan rambutmu yang seperti sarang lebah itu!

5. Kalimat Perintah Sopan

Kalimat perintah sopan adalah kalimat perintah yang diajukan dengan cara yang lebih santun. Kalimat ini pada umumnya menggunakan kata “tolong” dan “mohon.”

Contoh :

– Tolong matikan mesin kendaraan anda pada saat mengisi bahan bakar!
– Mohon agar tidak membuat forum di dalam forum dengan berdiskusi di luar arahan moderator!
– Tolong matikan api itu!
– Dimohonkan dengan sangat agar tidak menginjak rumput di taman kota!
– Mohon agar tidak membuang sampah semabarangan!
– Tolong ambilkan kunci sepeda motor di atas televisi!
– Tolong bersihkan sampah yang berserakan di halaman rumah!
– Tolong ambilkan garam dan gula di lemari dapur umum!
– Tolong sediakan dua cangkir teh hijau beserta cemilannya!
– Mohon agar tidak membuat kegaduhan di dalam ruang bioskop!
– Dimohonkan agar tidak mengaktifkan telepon genggam pada saat beribadah!
– Mohon agar tidak membawa senjata tajam dan minuman keras di acara konser malam ini!
– Tolong belikan kopi dan gula di warung pak Sulaiman!
– Saya mohon untuk tetap tenang agar situasi rapat bisa kondusif!

Sumber :
http://www.kelasindonesia.com/2015/04/pengertian-dan-contoh-kalimat-perintah-lengkap.html

Baca Juga:

Pengertian Subjek, Predikat, dan Objek & Contohnya
2 Contoh Teks Eksposisi Tentang Kesehatan Terbaru
Contoh Teks Eksplanasi Tentang Tanah Longsor